Friday, December 27, 2013

Te Quiero

                “Sudah berapa tahun ya?” tanya lelaki berbadan tegap itu tiba-tiba pada wanta yang saat ini sedang asyik membaca majalah di sebelah.
                “Apanya yang sudah berapa tahun?” tanya wanita itu setelah meletakkan majalah yang ia baca di atas coffee table.
                Lelaki itu memandang wanita di sampingnya lekat-lekat lalu tersenyum., “kita bareng.”
                Tanpa sadar, wanita itu ikut tersenyum mendengar perkataan laki-laki itu. Dirasakan wajahnya mulai menghangat, pasti semburat kemerahan terlihat di wajahnya.
                “Emmm, berapa ya?” tanya wanita itu terlihat mulai menghitung dengan jari-jarinya.
                Alih-alih membantu wanitanya menghitung, lelaki itu malah menggenggam tangan wanitanya dan memintanya untuk berhenti menghitungi sudah berapa lama mereka bersama.
                “Belum selesai ngitung!” protes wanita itu.
                “Lupain aja.”
                “Ha?” terlihat jelas wanita itu tampak kaget. Apa kata lelakinya barusan? Lupain?  Melihat reaksi wanitanya yang begitu kaget karena kalimatnya, lelaki itu tertawa kecil dan kembali berkata.
                “Love is not about how many days, months, or years you’ve been together. Love is about how much you love each other everyday.”
                Wanita itu terdiam mendengar lelaki yang selama ini bersama dirinya mampu mengucapkan kata-kata manis seperti itu.
                “Lucu deh kamu, merah tuh wajahnya.” Ucap lelaki itu sambil mencubit hidung wanitanya pelan.
                “Ihh!” wanita itu tidak benar-benar kesal, ia hanya merajuk sambil memukul lengan kokoh lelakinya pelan.
                “Aku, akan selalu sama kamu, till death do us part.” Perkataan manis lainnya dari lelaki itu.
                Tak mampu lagi berkata-berkata, wanita itu hanya memeluk erat lelakinya, seperti tak ingin dipisahkan, seperti tak ingin dilepaskan.
                “Te quiero, mi querida.”  Aku mencintaimu, sayangku. Bisik lelaki itu pelan.

                “Te quiero, mi querido.” Aku mencintaimu, sayangku.

No comments:

Post a Comment